MANUSIA
SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Pertama-tama mari kita panjatkan puji
syukur kehadirat Allah .SWT yang telah memberikan rahmatnya sehingga saya bisa
menyelesaikan artikel ini. Dan tak lupa kita haturkan shalawat dan salam atas
junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita ke jalan yang benar ke
jalan yang di ridhoi oleh Allah SWT.
Manusia tidak akan lepas dari
pengaruh masyarakat, dirumah, disekolah, dan dilingkungan yang lebih besar
manusia tidak akan lepas dari pengaruh orang lain. Oleh karena itu manusia
dikatakan sebagai makhluk sosial, yaitu makhluk yang didalam hidupnya tidak bisa
melepaskan diri dari pengaruh manusia lain atau memerlukan interaksi dengan
orang lain.
Tanpa
bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak.
Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau
bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya.
Dapat disimpulkan, bahwa manusia
dikatakan sebagai makhluk sosial, karena beberapa alasan, yaitu:
1. Manusia tunduk pada aturan, norma
sosial.
2. Perilaku manusia mengharapkan
suatu penilaian dari orang lain.
3. Manusia memiliki kebutuhan untuk
berinteraksi dengan orang lain
4. Potensi manusia akan berkembang
bila ia hidup di tengah-tengah manusia.
Dalam hal pergaulan
hidup bermasyarakat, Islam banyak sekali memberikan petunjuk,
tuntunan, bimbingan dalam menciptakan suasana kehidupan yang aman,
tentram, bahagia, damai dan sejahtera. Untuk ini antara lain Islam melarang
adanya perbuatan-perbuatan yang dapat mendatangkan kerugian baik bagi dirinya
sendiri, lebih-lebih bagi kerugian orang lain. Nabi Muhammad .SAW
pernah bersabda : Tidak boleh mendatangkan kerugian (bagi yang lain) dan tidak
boleh membuat kerugian (bagi dirinya sendiri). (HR. Ibnu Majah).
Hidup
menurut konsep islam bukan hanya kehidupan duniawi semata, tetapi berkelanjutan
sampai pada kehidupan ukhrowi (alam akherta). Dan apa yang kita lakukan
selama di dunia, maka itulah yang akan kita petik di akherat nanti.
Hidup
di dunia ini merupakan terminal dari perjalanan kehidupan manusia yang panjang,
mulai dari alam arwah, alam arham, alam dunia, alam barzakh dan berakhir di
alam akherat. Dan untuk bisa berakhir dengan happy ending salah satunya adalah
dengan mendapat ridho dari Allah SWT. Dan inilah yang menjadi tujuan hidup
manusia yaitu mencari ridho Allah SWT. yang direalisasikan dalam bentuk
perjuangan menjalankan tugas dan fungsi gandanya tersebut.
Begitulah sedikit banyaknya mengenai “Manusia
Sebagai Mahkluk Sosial” yang bisa saya jelaskan dan paparkan kepada pembaca
sekalian. Semoga apa yang saya jelaskan tadi bisa bermanfaat bagi para pembaca
sekalian. Saya ucapkan terimakasih karena telah berkunjung ke Blog saya.
Akhir kata saya tutup dengan Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
No comments:
Post a Comment