Manusia sebagai makhluk moral
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Pertama-tama
mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah .SWT yang telah memberikan
rahmatnya sehingga saya bisa menyelesaikan artikel ini. Dan tak lupa kita
haturkan shalawat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah
membawa kita ke jalan yang benar ke jalan yang di ridhoi oleh Allah SWT.
Manusia juga disebut sebagai mahkluk yang bermoral.
Moral merupakan aturan berperilaku tentang sesuatu yang boleh dan tidak boleh
dilakukan.Di masyarakat kita ada aturanaturan yang tertulis maupun tidak
tertulis yang mengarahkan manusia untuk bergaul, berpakaian, bersikap, dan
lainlain.
Dalam melakukan kegiatan sosial dan ekonominya,
manusia hendaknya taat terhadap moral yang berlaku di masyarakat aga tidak
merugikan pihak lain.Aturan tersebut bisa berkaitan dengan norma agama maupun
norma kemasyarakatan. Contoh tindakan yang bermoral adalah berhemat,
menggunakan sumber daya alam dengan baik, jujur, mengkonsumsi barang yang
halal, menghargai sesama pemakai jalan, dan memelihara kelestarian alam.
Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus untuk mengajak manusia agar beribadah hanya
kepada Allah Azza wa Jalla saja dan memperbaiki akhlak manusia. Nabi
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ.
“Sesungguhnya aku diutus
untuk menyempurnakan akhlak yang baik.”
Dalam islam moral dikenal sebagai Akhlak yang mana akhlak
atau moral ini digunakan manusia dalam berhubungan terhadap Tuhannya , makhluk
lain dan alam sekitarnya.maka oleh sebab itu manusia juga disebut sebagai
mahkluk yang bermoral. Moral merupakan aturan berperilaku tentang sesuatu yang
boleh dan tidak boleh dilakukan.Di masyarakat kita ada aturan-aturan yang
tertulis maupun tidak tertulis yang mengarahkan manusia dalam bergaul,
berpakaian, bersikap, dan lainlain.Dalam melakukan kegiatan sosial dan
ekonominya, manusia hendaknya taat terhadap moral yang berlaku di masyarakat
aga tidak merugikan pihak lain.Aturan tersebut bisa berkaitan dengan norma agama
maupun norma kemasyarakatan. Contoh tindakan yang bermoral adalah berhemat,
menggunakan sumber daya alam dengan baik, jujur, mengkonsumsi barang yang
halal, menghargai sesama pemakai jalan, dan memelihara kelestarian alam. Apakah
aturan lalu lintas yang kalian lihat pada gambar di halaman ini? Bisakah kalian
menyimpulkan keberadaan atau hakekat manusia sebagai makhluk sosial yang
bermoral? Makhluk ekonomi yang bermoral? Makhluk sosial dan ekonomi yang
bermoral? Manusia memiliki salingketergantungan satu sama lain, setiap orang
membutuhkan kehadiran dan bantuan oranglain dalam pemenuhan kebutuhannya. Dalam
usaha memenuhi kebutuhan tersebut, manusia diharapkan tetap memperhatikan
aturan sosial yang berlaku di sekelilingnya dan menggunakan ilmu ekonomi yang
baik sehingga tindakannya tidak merugikan orang lain.
Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda:
أَكْمَلُ
الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا، وَخِيَارُكُمْ
خِيَارُكُمْلِنِسَائِهِمْ.
“Kaum Mukminin yang paling
sempurna imannya adalah yang akhlaknya paling baik di antara mereka, dan yang
paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada isteri-isterinya.”
Akhlak yang baik adalah bagian dari amal shalih yang
dapat menambah keimanan dan memiliki bobot yang berat dalam timbangan.
Pemiliknya sangat dicintai oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan
akhlak yang baik adalah salah satu penyebab seseorang untuk dapat masuk Surga.
Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam
bersabda:
مَا شَيْءٌ
أَثْقَلُ فِيْ مِيْزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ
حَسَنٍوَإِنَّ اللهَ لَيُبْغِضُ الْفَاحِشَ الْبَذِيْءَ.
“Tidak ada sesuatu pun yang
lebih berat dalam timbangan seorang mukmin di hari Kiamat melainkan akhlak yang
baik, dan sesungguhnya Allah sangat membenci orang yang suka berbicara keji dan
kotor.”
Beliau Shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda pula:
إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّيْ
مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْأَخْلاَقاً…
“Sesungguhnya yang paling
aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat majelisnya denganku pada hari
Kiamat adalah yang paling baik akhlaknya…”
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang
kebanyakan yang menyebabkan manusia masuk Surga, maka beliau Shallallahu
‘alaihi wa sallam menjawab:
تَقْوَى اللهِ
وَحُسْنُ الْخُلُقِ، وَسُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ
النَّارَ؟فَقَالَ: اَلْفَمُ وَالْفَرْجُ.
“Takwa kepada Allah dan
akhlak yang baik.” Dan ketika ditanya tentang kebanyakan yang menyebabkan
manusia masuk Neraka, maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:
“Lidah dan kemaluan.”
Begitulah sedikit banyaknya mengenai “Manusia Sebagai
Makhluk Moral” yang bisa saya jelaskan dan paparkan kepada
pembaca sekalian. Semoga apa yang saya jelaskan tadi bisa bermanfaat bagi para
pembaca sekalian. Saya ucapkan terimakasih karena telah berkunjung ke Blog
saya. Akhir kata saya tutup dengan Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Daftar Pustaka :