Translate

Sunday, 22 March 2020


Fungsi Seni Secara Budaya
Pada kesempatan saya kali ini saya akan membawakan marteri selanjutnya dari mata kuliah TINJAUAN SENI. Materi ini akan menjelaskan mengenai FUNGSI SENI SECARA BUDAYA.

·         Fungsi Seni Secara Budaya

Istilah budaya telah umum diketahui secara keliru. Budaya, kebudayaan, seolah-olah hanya terkait dengan kesenian, seperti seni rupa, tari, musik, sastra, dan pertunjukan. Ditegaskan oleh para ahli antropologi, kekeliruan tersebut berkait dengan cara mengartikan kebudayaan sebagai sesuatu yang sempit, hanya meliputi “bagian-bagian yang indah dari kehidupan manusia” (Harsojo, 1984: 93; Koentjaraningrat, 1990: 179- 180), atau “the general body of the arts” (Williams, 1961: 61).
Dalam bahasan antropologi, istilah kebudayaan bermakna “keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar” (Koentjaraningrat, op. cit.). Definisi tersebut dirujuk Koentjaraningrat dari konsep yang dikemukakan oleh Honigmann dalam The World of Man (1959). Menurut Honigmann, kebudayaan terdiri atas tiga unsur: 1) himpunan ide dan sistem gagasan; 2) kompleks kegiatan; dan 3) benda hasil karya manusia. Honigmann menyebut unsur pertama sebagai kebudayaan ideal, sedangkan Koentjaraningrat menyebutnya sebagai adat. Kebudayaan ideal atau adat ini merupakan satu kesatuan yang utuh membentuk --apa yang disebut oleh para antropolog dan sosiolog-- “sistem kebudayaan (cultural system)”.
Unsur kebudayaan yang pertama berupa ide, gagasan, norma, peraturan, dan nilai. Unsur kedua adalah serangkaian kegiatan manusia dalam persitindakannya (interaksi) dengan manusia lain. Unsur ketiga memiliki wujud yang lebih nyata, kasat mata, yaitu semua hasil kegiatan manusia, berupa benda hasil karya manusia. Ini merupakan unsur kebudayaan yang paling nyata, biasa disebut sebagai kebudayaan fisik

Di antara tiga unsur kebudayaan yang telah disebutkan tadi, hasil kebudayaan fisik inilah yang paling mudah untuk diamati, diteliti. Kesenian, sebagai bagian kecil dari pohon budaya, seperti cabang kebudayaan lainnya, bersama-sama memberi pengaruh kepada rimbunnya “pohon budaya”.

 Fungsi seni dalam kebudayaan daerah memiliki peranan yang sangat penting, karena seni budaya merupakan suatu segala sesuatu yang diciptakan manusia tentang cara hidup berkembang secara bersama pada suatu kelompok yang memiliki unsur keindahan (estetika) secara turun temurun dari generasi ke generasi. Sedangkan dari fungsi nya seni itu memiliki fugnsi sebagai berikut:
1.      Fungsi Individu
Fungsi individu merupakan suatu fungsi seni yang bermanfaat untuk kebutuhan pribadi individu itu sendiri. Terdapat dua macam fungsi seni untuk individu yaitu sebagai berikut.

·         Fungsi pemenuhan kebutuhan fisik
Pada hakekatnya manusia adalah makhluk homofaber yang memiliki kecakapan untuk apresiasi pada keindahan dan pemakaian benda-benda. Seni terapan memang mengacu kepada pemuasan kebutuhan fisik sehingga segi kenyamanan menjadi suatu hal penting.

·         Fungsi pemenuhan kebutuhan emosional 
Seorang mempunyai sifat yang beragam dengan manusia lain. Pengalaman hidup seorang sangatlah mempengaruhi sisi emosional atau perasaannya. Sebagai contoh perasaan sedih, lelah, letih, gembira, iba, kasihan, benci, cinta, dll. Manusia dapat merasakan semua itu dikarenakan didalam dirinya terkandung dorongan emosional yang merupakan situasi kejiwaan pada setiap manusia normalUntuk memenuhi kebutuhan emosional manusia memerlukan dorongan dari luar dirinya yang sifatnya menyenangkan, memuaskan kebutuhan batinnya. Sebagai contoh karena kegiatan dan aktivitas sehari-harinya membuat mengalami kelelahan sehingga memerlukan rekreasi, seperti menonton film dibioskop, hiburan teater, dan musik. Seseorang yang memiliki estetikanya lebih banyak maka ia memiliki kepuasan yang lebih banyak pula. Sedangkan seniman adalah seorang yang mampu mengapresiasikan pengalaman dan perasaannya dalam sebuah karya seni yang diciptakannya. Hal ini juga diyakini olehnya sebagai sarana memuaskan kebutuhan emosional dirinya.


2.      Fungsi Sosial
Fungsi sosial merupakan suatu fungsi seni yang bermanfaat sebagai pemenuhan kebutuhan sosial suatu individu. Terdapat beberapa macam fungsi seni sebagai fungsi sosial antara lain sebagai berikut.

·         Fungsi Religi/Keagamaan 
Karya seni sebagai pesan religi atau keagamaan. Contohnya adalah kaligrafi, busana muslim//muslimah dan lagu-lagu rohani. Seni digunakan untuk sebuah upacara pernikahan, kelahiran, dan kematian, dan lain-lainnya. Contohnya gamelan yang digunakan dalam upcara ngaben di bali (gamelan gambang, luwang, dan angklung). 

·         Fungsi Pendidikan
Seni sebagai media pendidikan dapat dilihat dalam musik, seperti ansambel karena dilakukan dengan bekerja sama, seperti halnya dengan angklung dan gamelan yang memiliki nilai pendidikan karena kesenian tersebut terdapat nilai sosial, kerjasama dan disiplin. Karya-karya seni untuk pelajaran/pendidikan seperti gambar ilustrasi buku pelajaran, poster, alat peraga IPA, dan film ilmiah/dokumentar.

·         Fungsi Komunikasi
Seni sebagai media komunikasi misalnya dalam kritik sosial, kebijakan, gagasan, guna memperkenalkan kepada masyarakat. Contohnya pegelaran wayang kulit, wayang orang, dan seni teater ataupun poster, drama komedi dan reklame.

·         Fungsi Rekreasi/Hiburan
Fungsi utama seni adalah hiburan atau rekreasi untuk melepas kejenuhan atau mengurangi kesedihan yang khusus untuk pertunjukan berekpresi atau hiburan.

·         Fungsi Artistik
Seni yang berfungsi sebagai media ekspresi seniman dengan menyajikan karyanya tidak untuk hal yang komersil, seperti musik kontemporer, tari kontemporer, dan seni rupa kontemporer. (Seni pertunjukan yang tidak bisa dinikmati pendengar/pengunjung, hanya bisa dinikmati oleh para seniman dan komunitasnya). 

·         Fungsi Guna
Karya seni yang dibuat tanpa memperhitungkan kegunaannya, kecuali sebagai media ekspresi (karya seni murni) atau pun dalam proses penciptaan mempertimbangkan aspek kegunaannya, seperti perlengkapan/peralatan rumah tangga yang berasal dari gerabah ataupun rotan. 

·         Fungsi Kesehatan
Seni sebagai fungsi kesehatan, seperti pengobatan penderita gangguan physic atuapun medis distimulasi melalui terapi musik (disesuaikan dengan latar belakang pasien). Terbukti musik telah mampu untuk menyembuhkan penyandang autisme, gangguan psikologis trauma suatu kejadian. Pada tahun siegel
menyatakan bahwa musik klasik menghasilkan gelombang alfa yang dapat menenangkan dengan merangsang sistem limbic jaringan neuron otak dan gamelan menurut Gregorian dapat mempertajam pikiran. 

Sumber :
BukuAjarTinjauanSeniRupa oleh Jajang Suryana



No comments:

Post a Comment